Hukum  

Diselidiki, Penemuan Mayat Wanita di Sebuah Kontrakan

Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi, S.IK., M.H.

Makassar (Lokapalanews.com) – Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi, S.IK., M.H., menegaskan bahwa pihaknya saat ini sedang lakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan dan penguburan perempuan di dalam rumah kontrakan, Minggu (14/4).

Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi mengatakan bahwa, saat ini masih dalam proses pendalaman terduga pelaku dengan inisialnya H (43), telah berhasil diamankan tidak lama setelah anaknya membuat laporan di Mapolrestabes Makassar.

banner 728x250

Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi menambahkan bahwa sementara untuk anak perempuan korban, juga mendapatkan kekerasan oleh ayahnya pada usia sebelas tahun.

“Sekarang umur 17, kita mundur enam tahun berarti 11 tahun saat kejadian,” ungkap Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi.

Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi juga mengatakan bahwa setelah kejadian, rumah tersebut dikosongkan enam bulan kemudian disewakan kurang lebih lima tahun, saat ini anak korban telah aman bernama keluarganya.

“Berarti banyak mi barang-barang hilang dan tersingkir setelah disewa, kosong lagi enam bulan,” ungkap Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi.

Kapolda Sulsel juga mengatakan bahwa untuk saksi-saksi hingga saat ini pihaknya telah memeriksa tetangga dan keluarga korban.

“Saksi sementara selain dari pihak keluarga, tentu kita juga akan dalami saksi di TKP terutama tetangganya,” ujar Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel juga berharap, perkara tersebut dalam waktu dekat menemui titik terang.

“Mudah-mudahan masih ada mungkin tetangga yang bisa menjadi saksi yang mungkin tau atau mencium bau tapi kejadiannya itu saat 2018. Mudah-mudahan dari pendalam forensik mudah-mudahan kita bisa menemukan bukti-bukti fisik lain,” tutup Kapolda Sulsel. *L802

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti Lokapalanews.com WhatsApp Channel di ponsel Anda.
Baca juga:  Suami Dokter Qory yang Viral Hilang Ditetapkan Sebagai Tersangka KDRT