Ekbis  

PLUT KUMKM harus Sinergi dengan Komunitas Bangun Inovasi Produk dan Model Bisnis

PLUT KUMKM Biak Numfor, Papua/Foto: Kemenkop UKM.

Jakarta (Lokapalanews.com) – Pentingnya aktivitas Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) bekerja sama dan bersinergi dengan banyak komunitas bisnis untuk mengembangkan inovasi produk, market, jejaring, dan model bisnis,

Sinergi ini, kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki agar dapat dengan maksimal mengembangkan komoditas unggulan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat berdialog dengan pelaku UMKM di gedung PLUT KUMKM Biak Numfor, Papua, Selasa (7/5).

banner 728x250

“Pelaku UMKM bersama PLUT harus terus melakukan dan mengembangkan inovasi produk karena persaingan usaha sudah semakin ketat. Jadi, manfaatkan keberadaan gedung PLUT ini sebaik mungkin,” kata Menteri Teten dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (8/5).

Ia mencontohkan keberhasilan MBloc di kawasan Blok M, Jakarta Selatan dalam bersinergi dengan komunitas bisnis hingga mampu menjadikan gedung tua dan kusam menjadi berdaya saing. Saat ini, MBloc menjadi tempat yang artistik dan nyaman untuk anak-anak muda.

Selain MBloc, ada juga PosBloc dan Sarinah yang 100 persen memasarkan produk-produk berkualitas dari UMKM. Artinya, produk UMKM bisa juga bergengsi tak kalah dengan pusat-pusat perbelanjaan modern tergantung kemasannya.

Menteri Teten juga merujuk sejarah keberhasilan Google, Facebook, dan Twitter, yang dimulai dari co-working space, tempat kumpulnya anak-anak muda menjadi ide bisnis kemudian terhubung ke pembiayaan dan investor.

Ia juga berharap, PLUT dijadikan sebagai tempat belajar dan wadah bertemunya ide-ide kreatif (working space).

“Dan Biak memiliki bahan baku kelas premium yang bisa dikembangkan. Salah satunya, ikan tuna yang bisa dijadikan bahan baku sushi dan sashimi,” kata Menteri Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus MenkopUKM Fiki Satari menambahkan, semangat berkolaborasi harus terus digelorakan untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi di suatu daerah.

Terutama, harus dimanfaatkan pelaku UMKM untuk membangun dan mengembangkan produk unggulan daerah. Fiki menginginkan kehadiran PLUT harus mampu menghubungkan para pelaku UMKM di PLUT seluruh Indonesia.

“Baik dari sisi produk bahan baku, pemasaran produk, dan sebagainya. “Contoh, kita sudah bekerja sama dengan 134 hotel berbintang seluruh Indonesia. Mereka itu bisa sebagai offtaker dari produk-produk yang dihasilkan UMKM,” kata Fiki. *205

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti Lokapalanews.com WhatsApp Channel di ponsel Anda.