World Water Forum Ke-10 di Bali Berlangsung Aman Berkat Sinergitas

Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Hal tersebut berkaty sinergitas antarlembaga seperti Kepolisian RI (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), kementerian/lembag termasuk masyarakat di Pulau Dewata, Bali.

Badung (Lokapalanews.com) – Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala berarti, hingga hari keenam, Kamis (23/5).

Hal tersebut berkat sinergitas antarlembaga seperti Kepolisian RI (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), kementerian/lembaga, termasuk masyarakat di Pulau Dewata, Bali.

banner 728x250

“Implementasi saat ini situasi betul-betul baik, kondusif dan terselenggara dengan lancar,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Kepolisian RI (Polri) Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dilansir InfoPublik.

Polri dikatakannya bertindak sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kepada Kepala Operasi (Kaops) Puri Agung 2024 Komjen Pol. Fadil Imran untuk melaksanakan Operasi Puri Agung 2024 mengamankan Forum Air se-dunia dapat berlangsung dengan aman dan terkendali.

Keberhasilan dalam pengamanan itu, kata dia, tidak terlepas dari kesiapan yang dilakukan Polri, mulai dari perencanaan, menyiapkan tahapan-tahapan pengamanan secara matang, termasuk manajemen risiko dalam operasi kepolisian, dan bagaimana cara mengantisipasinya.

“Konsep Operasi Puri Agung 2024 ini secara operasional terpadu, sinergi antara Paspampres, TNI, kemudian juga ada stakeholders lainnya,” kata Trunoyudo.

Trunnojoyo pun menyampaikan bahwa sejumlah delegasi bahkan menyampaikan apresiasi atas keramahan dalam pengamanan yang diberikan.

Menurut dia, keramahan itu merupakan implementasi dari budaya yang tercipta di Bali, peran tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat Bali yang memberikan pengertian.

“Beberapa apresiasi dari beberapa tokoh masyarakat, agama, dan tokoh adat di Bali, termasuk delegasi dan beberapa kementerian/lembaga, dengan keramahan dari masyarakat Bali yang memberikan suatu pengertian dan kemudian menjadi budaya. Ramah tamah sehingga delegasi merasa nyaman,” katanya.

Selain itu, Polri juga memiliki pengalaman dalam mengamankan agenda internasional yang berlangsung di Indonesia, seperti KTT G-20 pada 2022, kemudian KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta pada 2023, pengamanan MotoGP di Mandalika, dan masih banyak lainnya.

“Ini menjadi tugas pokok dan fungsi Polri menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” katanya.

Selama World Water Forum ke-10 Polri melaksanakan Operasi Puri Agung 2024 melibatkan 5.791 personel gabungan berasal dari Mabes Polri, Polda Bali, Polda Jawa Timur, dan Polda Nusa Tenggara Barat.

Kesuksesan Operasi Puri Agung 2024 juga didukung oleh Posko Kendali yang bertugas mengontrol dan mengatur segala pergerakan personel pengamanan sehingga menjadi dinamis saat bertugas.

“Wujud dari implementasi sinergi ini tentu hasilnya aman, lancar dan, tidak terlepas dari kearifan lokal, jadi treatment secara khusus kami juga sinergi, melalui posko kendali ada dinamisator,” kata Trunoyudo. *404

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti Lokapalanews.com WhatsApp Channel di ponsel Anda.